Showing posts with label masakan sunda. Show all posts
Showing posts with label masakan sunda. Show all posts

Friday, November 01, 2013

Simpel Nasi Bakar





Nasi Bakar resep dari Kak Tati simpel, isinya tumis hati ayam dan tempe. Sebenernya isinya ikan asin atau ikan teri seperti di Bandung. Tapi kita bisa modifikasi isinya sesuai selera : 

Bahan :
  • Nasi Putih 

Isi Tumisan :
  • Irisan Daun Bawang 
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdt Merica
  • 1 blok Tempe potong dadu
  • 100 gr hati ayam iris-iris
  • 1 blok boullion
  • Kecap manis secukupnya
  • minyak untuk menumis

Pelengkap :
  • Daun Pisang
  • Tusuk Gigi

Cara Membuatnya :
  • Nasi yang matang dikepal-kepal, bentuk panjang seperti lontong supaya saat digulung menjadi padat lalu sisihkan. 
  • Panaskan minyak, lalu masukan bawang putih dan daun bawang sampai wangi, lalu masukan tempe yang sudah dipotong-potong dan hati ayamnya, tambahkan boullion, merica dan kecap manis. masak hingga matang, lalu tiriskan.
  • Seperti membuat Sushi, siapkan daun pisang lalu taruh nasi yang sudah dikepalkan tadi  di atas daun, lalu ratakan nasi, taruh tumisannya di atas secukupnya (seperti membuat arem-arem), lalu rapatkan dengan nasi dan gulung dengan daun pisang dan ujung kiri kanannya tutup dengan tusuk gigi.
  • Siapkan wajan untuk memanggang lalu panggang nasi bakar itu hingga wangi daun pisangnya dan daunnya coklat (lihat foto) angkat dan siap sajikan.

Wednesday, August 24, 2011

Ciu (Aci jeung Cau)

Jajanan ala Bandung yang super enak ini, biasanya dimakan sambil menikmati minuman hangat bajigur. Namanya ciu, singkatan dari Aci jeung Cau atau Aci dan Pisang. Rasanya hampir sama seperti nagasari, tapi ini lebih enak, dan tidak terlalu lembek seperti nagasari karena Ciu tidak memakai santan. Jajanan ini biasanya dijual sama tukang penjualnya memakai gerobak sambil menjual bajigur, sekoteng dan camilan rebus lainnya seperti ubi, singkong dan kacang rebus, termasuk Ciu ini. Bahan dan caranya sangat mudah didapat dan mudah mengolahnya.

Bahan :
  • 150 gr Tepung Tapioka
  • 5 sdm Tepung Terigu
  • 2 buah pisang tanduk potong dadu 
  • Air secukupnya
    Bahan Pelengkap :
    • Daun pisang, saya pakai alumunium krn gak ada daun pisang, bagusnya pakai daun pisang spy saat masak tidak menempel...
    Caranya :
    • Hancurkan pisang tanduk yg sudah dipotong dadu, lalu campurkan dengan tapioka, tambahkan air sedikit-sedikit sampai kalis.
    • Siapkan alumunium foil yang sudah dipotong sesuai ukuran yg diinginkan (spt untuk lemper) lalu taruh adonan pisang tersebut ke atas alumunium foil, lalu gulung, lakukan sampai adonan habis.
    • Kukus pisang yang sudah digulung dalam alumunium foil itu sampai matang, lalu siap disajikan...
    NB : saat membuat ciu, pisangnya sudah direbus krn gak ada rencana membuat ciu ini, dan adonannya terlalu banyak air.

      Thursday, February 18, 2010

      Sambal Oncom


      Akhirnya saya membuat oncom lagi hehehe... suasana dingin rasanya paling enak makan yang pedas terus. Dan sambal oncom ini memang amazing. Membuat menu sederhana menjadi mewah rasanya. Rasa pedas dan sensasi wangi kencurnya membuat selera makan meningkat, tentunya si oncomnya yang super duper yummy, karena fresh hasil buatan sendiri.

      Bahannya :
      • 200 gr oncom hancurkan (jika tidak ada oncom ganti dengan tempe)
      • 10 lbr daun kemangi supaya harum lezat
      • 1 sdt gula merah
      • Garam dan Merica secukupnya
      • Minyak untuk menumis
      Bumbu halus :
      • 6 Cabe merah (cabe rawit) sesuai selera jumlahnya
      • 4 siung bawang merah
      • 2 siung bawang putih
      • 1 ruas kencur
      Cara mengolahnya :
      • Tumbuk kasar oncomnya lalu sisihkan
      • Panaskan minyak di penggorengan lalu masukan bumbu halus dan oncomnya aduk sampe merata dan masak hingga bumbu halus matang dan wangi.
      • Masukan gula merah, garam dan mericanya, lalu cicipi.
      • Setelah itu angkat dan sajikan bersama nasi hangat dan tumisan atau lalapan.

      Tuesday, September 01, 2009

      Buntil Isi Mackerel


      Nggak pernah kepikir untuk mencoba bikin sayur ini. Karena terbayang sulit dan susah untuk mendapatkan bahan-bahannya. Jadi keinginan untuk masak sayur yang ada hubungannya dengan daun singkong selalu dipendam. Suatu hari teman saya menelepon saya supaya datang ke kebun dia, katanya ada sayur chard (vlaams : snijbiet) yang udah bisa dipanen. Sebelumnya saya pernah dikasih, dan saya masak gulai, surprise rasanya benar-benar seperti daun singkong, pait-paitnya juga. Mendadak ingat kakak saya yang pernah buat buntil memakai daun sejenis kol (saya lupa nama daunnya) lalu saya telepon dia dan menanyakan resepnya. Seneng dong bisa bikin buntil dan succes, rasanya juga pas banget seperti yang saya suka beli di warung makan di Bandung dulu. Buat yang kangen sayur ini, bisa dicoba resep ala saya ini.



      Bahan :
      • 1 kaleng besar mackerel (baiknya ikan teri sesuai resep aslinya)
      • 5 lembar Daun Chard/Snijbiet buang batang tengahnya
      • 150 gr kelapa parut
      • 1 blok knorr (1 bks masako)
      • Minyak untuk menumis
      Bumbu Blender :
      • 1 cm kencur
      • 2 cm jahe
      • 1/2 sdt jinten
      • 2 sdt ketumbar bubuk
      • 2 ruas lengkuas
      • 1 siung bawang bombay
      • 3 siung bawang putih
      • 5 buah cabe merah besar/keriting

      Bumbu Gulai (kuahnya) :
      • 400 ml santan
      • 1 gelas air
      • 1 cm kencur
      • 5 cabe merah (sesuai selera pedasnya)
      • 3 siung bawang putih
      • 1 siung sjalot besar
      • 1 ruas lengkuas
      • 1 ruas jahe

      Cara mengolahnya :
      • Siapkan dalam wadah ikan mackerel dan kelapa parutnya, lalu masukan bumbu halusnya aduk sambil hancurkan si ikannya supaya bercampur rata antara bumbu, kelapa dan ikannya.
      • Siapkan daun chard/snijbiet lalu tuangkan satu sendok adonan kelapa, ikan mackerel dan bumbu halus, gulung yang rapi lalu ikat dengan benang, sisihkan di dalam panci kukus.
      • Setelah itu, kukus buntil tadi selama 20 menit (kalo isinya ikan teri, kukus selama 30 menit), lalu sisihkan.
      Untuk Gulainya (kuahnya) :
      • Tumis bumbu halus hingga masak dan harum, lalu masukan santan dan air, aduk merata, lalu masukan kukusan buntil itu ke dalam gulai itu
      • Tambahkan knorr/masako masak hingga santan mendidik lalu tiriskan.
      • Sajikan bersama taburan bawang goreng, buntil isi mackerel siap disantap...


      Tuesday, March 03, 2009

      Ulukutek Leunca Teri

      Ternyata, setelah nge-google soal leunca aka rimbang aka takokak, bener-bener amazing hasilnya, yaitu : rimbang/leunca/takokak itu bisa buat mengobati mata, dan memperjelas penglihatan. Kan jadi makin mantep aja masaknya. Apalagi pake oncom sendiri, udah deh ngilerrr.... Sensasi nikmatnya wanginya saat menumis.. hhhmmm udah deh suasana pedesaan zaman kerja praktek di kampus dulu, langsung muncul di kepala.. hahaha.. halah dasar.. yang lagi mupeng masakan sunda... :) Tapi bener, coba aja betapa nggak kalah enaknya masakan asli tradisional kita ini. Rasa dan kemewahannya sejajar dengan beef steak yang mahal itu, sementara untuk dapatin oncomnya aja saya di sini harus bikin sendiri dan bersusah payah membuatnya, tapi hasilnya emang memuaskan....



      Bahan :
      • 1 kotak oncom ancurin
      • 100 gr leunca/rimbang/takokak
      • 2 iris lengkuas memarkan
      • 1 batang sereh memarkan
      • 1 lbr daun salam
      • garam dan penyedap secukupnya
      • minyak untuk menumis



      Bumbu halus :
      • 4 buah cabe merah (bisa tambah cabe rawit yang suka pedas)
      • 2 siung bawang merah/sjalot sedang
      • 1 siung bawang putih besar
      • 1 ruas kencur

      Pelengkap :
      • 100 gr Ikan Teri Goreng (bagusnya teri nasi medan)


      Cara Membuatnya :

      • Panaskan minyak, lalu tumis menjadi dua bagian dalam waktu bersamaan oncom bagian kiri dan bumbunya (bumbu halus, sereh, daun salam dan lengkuas) dan leunca di bagian kanan sampai dua-duanya wangi dan leuncanya layu, lalu campurkan.
      • Tambahkan garam dan penyedap, cicipi, lalu masukan ikan terinya aduk merata.
      • Angkat dan sajikan bersama nasi hangat dan lalapan timun-kol.

      Surabi Imut Isi Oncom

      Camilan tradisional ala Bandung yang makin ngetop dengan berbagai jenis toppingnya itu emang gak ada matinya. Di Bandung sepanjang Jl. Setiabudi, orang-orang rela antri untuk membeli jajanan khas sunda ini, yang udah dimodifikasi toppingnya. Dan ini salah satunya yang saya buat yang paling simpel, isi oncom.

      Inilah resep surabi original waktu saya kecil.
      Inget dulu Emaknya Endi, tetangga dulu, yang suka bikin surabi di Bagusrangin, setiap lari pagi, pulangnya nongkrong beli surabi. Masih terasa jelas kelezatan surabi oncom ini. Dan ini resepnya yang saya inget dari rasanya saat saya menyantap surabi oncom miliknyaa... Rasakan sensasi pedas dan wangi kencurnya juga wangi oncomnya... hhmm kayaknya surabi isi keju, sosis, coklat atau isi laennya terkalahkan. Selain isi oncom, yang sensasional tuh surabinya dituangkan cairan gula merah kental di atasnya.


      Bahan Surabi :
      • 250 gram tepung beras
      • 60 gram tepung terigu
      • 600 ml santan sedang (tidak kental atau encer)
      • 100 gr kelapa parut (bukan ampas kelapa)
      • Garam secukupnya
      Bahan Taburan :
      • 100 gram atau 1 blok kecil oncom tumbuk kasar
      • 2 buah cabai merah (bisa tambah cabe rawit kalo suka pedas)
      • 3 siung bawang putih
      • 1 ruas kencur
      • 2 sendok makan minyak goreng
      • ½ sdt gula pasir
      • Garam dan penyedap secukupnya

      Cara Mengolahnya :

      Bahan Taburannya :
      • Ulek oncom bersama bawang putih, kencur dan cabe, lalu tumis hingga harum kemudian tambahkan garam, gula dan penyedapnya. Aduk merata lalu sisihkan.
      Surabinya :
      • Campurkan tepung beras bersama santan, setelah merata diamkan selama 30 menit, lalu tambahkan sisa bahan lainnya.
      • Panaskan cetakan serabi/wajan kecil, tuang adonan sebanyak 1 sendok makan, lalu taburkan sambal oncom di atasnya, masak hingga kering (adonan masak) begitu seterusnya sampai adonan habis.
      • Sajikan saat minum teh/kopi...

      Saturday, February 07, 2009

      Membuat Oncom dan Combro





      Sapa yang nggak bangga bisa bikin oncom di negeri jauh dari pusatnya oncom ini hehehehe... Penasarannya udah lama, akhirnya bikin juga deh, demi bisa bikin nasi tutug oncom, sambel leunca oncom serawung (kemangi) sama combro pastinya.


      Bungkil Oncom, yang sudah direndam sebelomnya selama 7 jam
      lalu ditumbuk menjadi serbuk oncom.


      Sumprit dulu waktu di Bandung sih boro-boro suka ama oncom, soalnya rada pait gitu kan rasanya... paling dicampur sama sayur kangkung sama cemilan combro paling doyan... Sekarang, ya ampun tuh oncom dicari-cari. Kalo aja waktu bisa diputer, mau deh belajar cara bikin oncom, sama jenis masakan daerah lainnya... supaya sekarang kalo susah bisa bikin sendiri juga...

      Ini tahap pembuatan oncomnya : Membuat Oncom Sendiri dan ini link untuk Resep Combronya Makasih banyak buat teknologi dan Bapak Endang Suhendar M.S. koran Galura yang udah meliputi proses pembuatan oncom yang super duper enak itu...